Sabtu, 16 April 2011

UPAYA GURU MENINGKATKAN KEMAMPUAN STRATEGI KETERAMPILAN MEMBACA DALAM PELAJARAN BAHASA INGGRIS

UPAYA GURU MENINGKATKAN KEMAMPUAN
STRATEGI KETERAMPILAN MEMBACA
DALAM PELAJARAN BAHASA INGGRIS
Oleh: Mohammad zai,S.pd
Guru bahasa inggris Mts. Nasyrul ulum
BAB I

PENDAHULUAN

A. latar Belakang

Dalam Proses interaksi belajar mengajar guru ialah orang yang memerikan pelajaran dan siswa adalah orang yang menerima pelajaran. Dalam mentranfer pengetahuan pada siswa diperlukan pengetahuan atau kecakapan dan keterampilan sebagai guru. Tanpa ini semua ini tidak mungkin proses interaksi belajar-mengajar dapat berjalan secara kondusif. Disinilah kompetensi dalam arti kemampuan muklat di perlukan guru dalam melaksanakan tugasnya sebagai pendidik. .Drs. H. Muhammad Ali (2008:5) Mengatakan , guru sepatutnya peka terhadap berbagai situasi yang dihadapi, sehingga menyesuaikan pola tingkah lakunya dalam mengajar dengan situasi yang di hadapi. Disamping itu, peningkatan mutu tenaga-tenaga pengajar untuk membina tenaga-tenaga guru yang professional adalah unsur yang penting bagi pembaharuan dunia pendidikan.
Dr. Oemar Hamlik ( 2009:33) mengatakan, Sering dipertanyakan mengapa bimbingan dan penyuluhan itu dirasakan perlu sekali, bahkan untuk perlu dilaksanakan di tiap-tiap sekolah. Perkembangan zaman modern yang pesat banyak menimbulkan perubahan dan kemajuan yang mencakup berbagai aspek kehidupan di dalam masyarakat. Disamping itu, perubahan penduduk yang kian hari kian meningkat cukup berpengaruh terhadap perkembangan kehidupan. Dalam situasi tertentu kadang-kadang terjadi konflik antara guru dan siswa sehingga situasi pertentangan itu sangat sulit bagi guru untuk menyelesaikannya. Untuk itu perlu adanya pihak lain yang dapat menyelesaikan komflik tersebut.
Dalam proses belajar mengajar guru sangat dibutuhkan karena guru merupakan salah satu komponen penting dalam dunia pendidikan,tanpa guru maka mustahil proses belajar mengajar berjalan secara optimal.jadi,guru dalam proses belajar mengajar sangat dibutuhkan sekali terutama dalam meningkatkan strategi keterampilan membaca siswa, karena keterbatasan waktu dalam menyampaikan materi di sekolah menyebabkan adanya tuntutan untuk meraih prestasi belajar yang diinginkan salah satunya dengan intensitas membaca diluar jam pelajaran untuk mencapai tujuan tersebut.
Bagi ummat islam kegiatan membaca merupakan perintah Allah SWT,yang perlu dilaksanakan .Hal ini ditegaskan dalam firmannya.

ا قر أ بسم ر بك ا لذ ى خلق ( العلق)
Artinya:''Bacalah dengan menyebut nama tuhanmu yang telah menciptakan''.(Al-Alaq).
Didunia modern kemampuan membaca merupakan syarat mutlak bagi siswa untuk berprestasi bersaing guna mencapai tujuan, sebab kalau kemampuan membaca tidak dimiliki oleh siswa,maka akan sulit untuk tumbuh dan berkembang.

B. Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang di atas maka penulis memusatkan masalah dalam penulisan ini sebagai berikut:
1. Bagaimanakah upaya guru dalam meningkatkan strategi keterampilan memmbaca ?
2. Metode apakah yang di pakai guru dalam meingkatkan strategi belajar ?
















BAB II
PEMBAHASAN

1. Guru sebagai pengajar
Salah satu tugas yang harus dilakukan oleh guru di sekolah ialah memberuikan pelayanan kepada para siswa agar mereka menjadi siswa atau anak didik yang selaras dengan tujuan sekolah itu. Mulai bidang pendidikan, guru mempengaruhi berbagai aspek kehidupan, baik sosial, budaya maupun ekonomi. Dalam keseluruhan proses pendidikan,guru merupaklan faktor utama yang bertugas sebagai pendidik. Guru memegang berbagai jenis peranan yang mau tidak mau harus dilaksanakannya sebagai seorang guru.
Yang dimaksud sebagai peran ialah pola tingkah laku tertentu yang merupakan cirri-ciri khas semua petugas dari pekerjaan atau jabatan tertentu. Guru harus bertanggung jawab atas hasil kegiatan belajar anak melalui intraksi belajar –mengajar. Guru merupakan faktor yang mempengaruhi berasil tidaknya belajar mengajar, dan karenanya guru harus menguasai prinsip-prinsip belajar di samping mengusai materi yang akan diajarkan. Dengan kata lain Guru harus mampu menciptakan suatu situasi kondisi belajar yang sebaik-baiknya.

2. Guru sebagai pembimbing

Pembimbing adalah proses pemberian bantuan terhadap individu untuk mencapai pemahaman dan pengarahan diri yang dibutuhkan untuk melakukan penyesuaian diri secara maksimum terhadap sekolah, keluarga, serta masyarakat.Sehubungan dengan peranannya sebagai pembimbing, Seorang guru harus:
a. Mengumpulkan data tentang siswa.
b. Mengamati tingkah laku siswa dalam situasi sehari-hari.
c. Mengenal para siswa yang membutuhkan bantuan khusus.
d. Mengadakan pertemuan atau hubungan dengan orang tua siswa baik secara individu maupun secara kelompok, untuk memperoleh saling pengertian tentang pendidikan anak.
e. Bekerja sama dengan masyarakat dan lembaga-lembaga lainnya untuk membantu memecahkan masalah siswa.
f. Membuat catatan pribadi siswa serta menyiapkannya dengan baik.
g. Menyelenggarakan bimbingan kelompok atau individu.
h. Bekerja sama dengan petuga-petugas bimbingan lainnya untuk membantu memecahkan masalah siswa.
i. Menyusun program bimbingan sekolah bersa-sama dengan tugas bimbingan lainnya.
j. Meneliti kemajuan siswa, baik di sekolah maupun di luar sekolah.
Berdasarkan uraian di atas, jelaslah bahwa peran guru, baik sebagai pengajar maupun secara pembimbing, pada hakekatnya saling bertalian satu dengan lainnya.Dengan kata lain, kedua peran tersebut dilaksanakan secara kesinambungan dan segalikus berinterpenetrasi dan merupakan keterpaduan. Kedua peran itu berbeda, tetapi menjadi satu.
3. Metode Membaca

Ada beberapa strategi keterampilan membaca diantaranya:
a. Skimming
Skimming dalam pengertian sederhana adalah membaca atau melihat sekilas.Drs.Nurhadi (2005:99) mengatakan ciri membaca dengan tehnik skimming prosedurnya ialah:
a.Tentukan tujuan anda melakukan skimming .maksudnya,tentukan dulu apa yang akan anda cari dari buku yang anda baca.
b.Tidk melihat kata demi kata,frase demi frase, kalimat demi kalimat dan bahkan pragraf demi pragraf.yang benar adalah menyapu seluruh permukaan halaman buku secara cepat,demikian seterusnya setiap halaman ,sehingga sampai atau ketemu apa yang anda cari .jika ketemu baca dengan kecepatan normal dan teliti.
c. Jika ada alat bantu menemukan aspek yang anda cari gunakan alat bantu tersebut (skimlah alat bantu tersebut).alat bantu ini misalnya daftarisi,daftar indeks,daftar istilah,atau alat bantu lain yang biasanyaada dalam buku.
Adapun manfaat skimming ialah:
a.dapat mencari informasi dalam buku secara tepat.
b.tidak banyak membuang-buang waktu.
c.menjelajah banyak halaman.
b. Scanning
Yaitu kita tidak perlu membaca text secara keseluruhan,kita segera mencari sesuatu sampai kita temukan informasi yang menarik bagi kita.contohnya:sebuah nomor dalam sebuah petunjuk telpon.
c. Readin for detail.
Jika kamu membaca sebuah surat dari seseorang yang kamu cintai,kamu tidak mendengar keadaannya selama beberapa waktu,kamu akan membaca surat itu setiap kata mengetahui arti dan maksudnya.
d. Extensive reading
Bacaan yang luas (extensive reading) meliputi bacaan potongan-potongan teks yang panjang seperti sebuah artikel dan cerita.Ketika kamu membaca perhatian dan bakat kamu bermacam –macam kamu bisa membaca bagian secara rinci ketika kamu membaca cepatmelalui orang lain.
e. Intensif reading
Kadang –kadang khususnya didalam kelas bahasa,kita bisa menyakan pelajaran untuk mencari semua kata-kata didalam sebuah teks yang berhubungan dengan sebuah topic tertentu, atau menggunakan grammerdari sebuah kalimat tertentu.Tujuannya adalah untuk membuat para pelajar lebih hati-hati terhadap bagaimana bahasa digunakan.kegiatan-kegiatan tersebut kadang disebut Intensive reading .kegiatan-kegiatan itu adalah bukan sebuah keahlian membaca,tetapi sebuah kegiatan pembelajaran bahasa.
Kita bisa melihat bahwa membaca merupakan sebuah proses yang rumit, dia mencakup pemahaman huruf-huruf,kata-kata dan kalimat-kalimat.Memahami antar kalimat-kalimat(coherence dan cohesion ). Memahami jenis teks yang berbeda, membuat pengertian dari teks melalui pengatahuan dunia kita dan menggunakan bagian keahlian membaca yang cocok. Membaca bisa di terima sebagai sebuah keahlian tetapi dia pastinya bukan sebuah hal yang passive.!

























BAB III

KESIMPULAN
A. Kesimpulan

Intraksi guru dalam proses belajar mengajar sangatlah penting karena guru merupakan satu pengarah dan pembimbing dalam setiap mata pelajaran, tanpa guru maka mustahil proses belajar mengajar berjalan secara optimal.jadi,guru dalam proses belajar mengajar sangat dibutuhkan sekali terutama dalam meningkatkan strategi keterampilan membaca siswa, karena keterbatasan waktu dalam menyampaikan materi di sekolah menyebabkan adanya tuntutan untuk meraih prestasi belajar yang diinginkan salah satunya dengan intensitas membaca diluar jam pelajaran untuk mencapai tujuan tersebut.

B. Saran-saran
1. Sebagai Pendidik amri tingkatkan semangat berjuang demi kemajuan bangsa dan negara melalui pendidikan.
2. Kesabaran dan ketabahan dalam mendidik merupakan salah satu kunci dalam kesuksesan.
3. kami harapkan dengan adanya karya ilmiyah ini kita punya pengetahuan baru tentang dunia pendidikan.







Daftar Pustaka


Nurhadi, Drs,2005. Bagaimana Meningkatkan Kemampuan membaca ?, Bandung:Sinar Baru Algensindo.
Ali, Muhammad, H,Drs,2008. Guru Dalam Proses Belajar Mengajar,
Bandung:Sinar Baru Algensindo.
Spratt, Mary dkk, 2008.The TKT Teacheng Knowledge Test Course,University of Cambrige, in india: the Brijbasi Art Press Ltd.we Delhi
Departement Agama Republik Indonesia, al-qur'an dan terjemahannya ( Surabaya Mahkota, 1971) hlm,1079.
Syaiful Bahri Djamarah,,1994. Prestasi Belajar dan Kompetensi Guru ,
Surabaya:Usaha offset printing.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar